CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »
Showing posts with label short story. Show all posts
Showing posts with label short story. Show all posts

Saturday, 17 May 2014

Best Idea, EVER!!

BEST IDEA, EVER!

Retold and translated by : Lilac
Source : *unidentified*

Seorang pria Italia hidup sendirian di New Jersey. Ia ingin menanam kebun tomat tahunannya,tetapi itu adalah pekerjaan yang sulit, karena tanahnya sangat keras. Anak laki-laki satu-satunya, Vincent, yang biasa membantunya sedang berada di penjara. Pria tua itu menulis surat untuk anaknya dan menjelaskan kesulitannya:

“Dear Vincent,
Aku merasa cukup sedih karena sepertinya aku tidak akan bisa menanami kebun tomatku tahun ini. Aku sudah terlalu tua untuk mengali tanah. Aku tahu jika kau berada disini, masalahku akan hilang. Aku tahu kau akan dengan senang hati menggali tanah untukku, seperti waktu dulu.
Salam sayang, Papa.”

Beberapa hari kemudian, ia mendapatkan sebuah surat dari anaknya.

“Dear Papa, jangan menggali di kebun itu. Disitulah aku menguburkan mayat-mayatnya.
Salam sayang, Vinnie.”

Pada jam 4 pagi, agen FBI dan polisi setempat tiba dan menggali seluruh area kebun tanpa menemukan mayat satupun. Mereka meminta maaf kepada pria tua itu dan pergi. Pada hari yang sama, ia mendapatkan lagi surat dari anaknya.

“Dear Papa,
 Silakan tanam tomatmu sekarang. Hanya itulah yang bisa aku lakukan dalam keadaan seperti ini.

Love you, Vinnie.”

Wednesday, 30 April 2014

Helping People




Pada suatu malam yang gelap dan hujan, seorang pria dan istrinya sedang tidur nyenyak di tempat tidur, tiba-tiba, mereka terbangun karena ada suara mesin mobil diluar. Beberapa saat kemudian terdengar ketukan di pintu depan.

Pria itu terbangun dan kemudian melihat jam. Sudah jam 3:00 AM.

“Siapa yang mengganggu malam-malam begini?” katanya.

Diluar, angin bertiup kencang dan rintik hujan membasahi jendela. Ketukan di pintunya tidak berhenti, semakin keras dan semakin intens.

“Turunlah dan lihat ada siapa disana,” kata istrinya.

Dengan malas, pria tersebut memakai kimono tidurnya dan turun ke bawah. Di sana, di bawah rintik hujan, berdirilah orang asing yang tinggi dan gelap. Topinya ditarik turun ke bawah, menutupi matanya dan ia mempunyai luka panjang di bawah pipinya.

“Bisakah kau membantu mendorong?” Tanya orang asing itu.

“Maaf, aku tidak bisa,” kata pria itu. “Ini sudah jam tiga pagi!”

Kemudian ia membanting pintu di muka orang asing tersebut dan kembali ke tempat tidur.

“Siapa?” Tanya istrinya.

“Hanya pria menyeramkan yang memintaku untuk membantu mendorong,” jawabnya.

“Apakah kau membantunya?” Tanya istrinya lagi.

“Tentu saja tidak,” balas suaminya. “Ini sudah jam tiga pagi dan diluar hujan angin.”

“Kau harusnya malu pada dirimu sendiri,” kata istrinya. “Ingatkah kau ketika mobil kita rusak entah dimana dan ada 2 orang asing yang membantu kita? Kita mungkin saja terjebak disana semalaman jika mereka tidak menolong kita. Seharusnya kau membantu orang itu.”

Suaminya menghela napas, turun ke bawah dan membuka pintu depan. Diluar gelap gulita. Angin bertiup kencang dan hujan turun dengan derasnya. Ia menyipitkan mata, kemudian berteriak, “Hey! Apakah kau masih disana?”

Dari suatu tempat terdengar suara menjawab, “Ya, aku disini.”

“Apa kau masih mau minta dorongan?” teriaknya.

“Ya, tentu saja!” jawab suara itu.

Pria itu kemudian keluar dan berteriak lagi, “Kau dimana?”

“Disini, di ayunanmu!” jawab orang asing itu.


retold and translated by : Sella Chang
source : scaryforkids.com

Tuesday, 20 August 2013

Cabin in the Campsite

Aku pergi berkemah pada akhir minggu dengan kelima temanku dan tempat kemah yang kami tempati memiliki kabin yang disewakan. Setiap kabin dapat menampung 6 orang. Disana terdapat 6 kabin dan semuanya berbaris sejajar. Kabin yang kami sewa adalah  kabin 6 dan kabin kami berada paling ujung barisan tersebut. 

Pada malam hari, aku kebelet pipis, jadi aku keluar kabin dan pergi ke kamar mandi. Ketika aku kembali, aku membuka pintu kabin kami dan aku kaget melihat hanya ada satu kasur yang terisi. “Kemana teman-temanku yang lain,” pikirku. “dan dimana tas-tas kami?” kabin tersebut kosong kecuali satu kasur itu.
Aku keluar lagi untuk memastikan bahwa aku berada di kabin yang benar, tetapi ketika aku melihat nomor di pintunya, disana tertulis “Kabin 7”

Aku tertawa karena kesalahanku, aku kembali ke kabin 6. Di dalamnya aku melihat teman-temanku tidur. Aku naik ke tempat tidur dengan perlahan agar tidak membangunkan teman-temanku, dan ketika aku hampir tertidur aku teringat sesuatu. Hanya ada 6 kabin. Aku berlari keluar. Kabin kami adalah kabin terakhir di barisan ini. Kabin 7 dan siapapun yang ada di dalamnya menghilang tanpa jejak.

Old Gymnasium

Sebuah sekolah mempunyai ruang olahraga tua, dimana pada saat sore hari, para siswa sering melaporkan bahwa mereka melihat satu tangan melambai dari jendela. Seorang siswa melihat tangan ini melambai kepadanya kemudian ia mendekat ke gedung olahraga itu. Siswa tersebut kemudian menghilang dan keesokkan harinya ada dua tangan yang melambai dari jendela ruang olahraga tersebut.

retold and translated by : Sella Chang
source : scaryforkids.com

Severed Head



Di Jepang, ada seorang pria yang mengalami depresi hebat dan ingin bunuh diri. Ia sudah putus asa, kemudian ia pergi ke stasiun kereta dan menunggu kereta datang.  Tepat sebelum kereta menepi ke stasiun, ia melompat ke peron, seketika semua orang disana melihatnya dengan ngeri.

Kereta menabraknya, tubuhnya terpotong menjadi potongan kecil. Benar-benar kematian yang buruk dan mengerikan. Orang-orang yang berdiri di peron menutup mata mereka, tidak ingin menyaksikan pemandangan mengerikan itu. Potongan dari tubuh pria itu berceceran kemana-mana. Kepalanya yang terputus terlempar ke udara dan jatuh di peron kereta.


Para penumpang kereta membuka matanya dan melihat kepalanya yang terputus tergeletak di sana. Mereka memandangi kepala tersebut dengan ngeri. Tiba-tiba mata kepala terputus itu terbuka. Bibirnya bergerak dan berteriak, “Ini bukan pertunjukkan!”

retold and translated by : Sella Chang
source : scaryforkids.com

Modelling Contest

Beberapa tahun yang lalu, aku mendapat sebuah surat. Isi surat itu menyatakan bahwa aku memenangkan kesempatan untuk maju ke lomba modeling. Ketika aku bilang kepada ibuku, ia bilang aku tidak boleh pergi. Aku bertanya kenapa dan ia menceritakan cerita tentang seorang gadis yang ingin pergi ke kontes modeling. Orang tuanya tidak mengijinkannya pergi, tetapi ia tetap pergi dan tidak pernah kembali. Orang tuanya melaporkan hilangnya putri mereka ke polisi dan orang-orangpun mencarinya, tetapi mereka tetap tidak bisa menemukannya. Kemudian seminggu kemudian, sebuah boks datang ke rumah mereka lewat pos. di dalamnya berisi kepala gadis tersebut yang dibungkus tas plastic.

retold and translated by : Sella Chang
source : scaryforkids.com

Sunday, 4 August 2013

Flying Kite



“Lihat ia terbang, sayang!” sang ayah dengan riang memanggil anak perempuannya, menunjuk ke atas ke layang-layang yang terbang tinggi diatas pantai yang terpencil.  “Sini sayang, cobalah.”

Anak kecil itu berdiri disana malu-malu dan sendu ketika melihat keatas ke layang-layang yang berkibar dan pucat itu. Ciri-ciri di layang-layang itu mengingatkannya pada ibunya yang hilang; keduanya, ibunya dan layang-layang itu, sepertinya sama-sama memiliki warna tatoo yang sama.


translated by : Sella Chang 
source : creepypasta.com 

Friday, 2 August 2013

The Poop in The Bathroom



Suatu sore, seorang penjaga sekolah baru saja membersihkan toilet. Ia baru saja akan mengunci gedung ketika seorang guru datang terburu-buru ke toilet dan memintanya untuk menggunakan toilet. Penjaga sekolah itu menyetujuinya dan menunggunya diluar. Beberapa menit kemudian, guru ini keluar. Kedua pria tersebut saling mengucapkan selamat tinggal dan guru itu pun pulang.

Penjaga sekolah itu masuk ke toilet untuk memastikan toiletnya bersih sebelum ia mengunci pintunya. Ia sangat terkejut melihat pintu dan dindingnya ditutupi oleh coretan telapak tangan coklat. Ketika ia melihat lebih dekat, ia menyadari bahwa itu adalah t*i (maaf sensor). Ia mengejar guru tersebut dan marah kepadanya, ia ingin tahu kenapa ia memeperkan t*i (maaf sensor lagi) ke seluruh toilet. Guru tersebut marah dan berkata ia tidak tahu apa yang dibicarakan penjaga sekolah. Kedua pria itu saling berdebat, guru tersebut akhirnya mengalah dan meninggalkannya. Ketika ia berjalan dari pintu, penjaga sekolah itu terkejut ketika melihat jejak telapak tangan coklat di punggung guru tersebut.

translated by : Sella Chang
source : scaryforkids.com

The Man in The Bathroom



Suatu hari ada seorang siswi yang duduk di kelas. Ia sangat ingin pergi ke toilet dan setelah kelas selesai, ia terburu-buru lari ke koridor. Ketika ia sampai ke toilet perempuan, ia masuk dan melihat kamar mandinya kosong. Ia masuk ke kamar mandi pertama dan mengunci pintu dibelakangnya.  Ketika ia menurunkan pakaian dalamnya dan duduk di toilet ia mendengar suara aneh. Ia melihat kebawah dan kaget melihat sepasang sepatu pria berdiri di samping pintu kamar mandinya. Sepatu hitam yang mengkilap itu hanya berdiri disana, benar-benar diam. Siswi ini ketakutan. Kenapa ada pria yang masuk ke toilet wanita dan kenapa ia berdiri benar-benar dekat di pintu kamar mandinya?

Ia sepertinya menunggu siswi ini selesai, tetapi semua kamar mandinya sedang tidak digunakan. Siswi ini mulai sangat ketakutan dan merinding. Tiba-tiba ia melihat keatas dan berteriak. Disana ada pria tinggi aneh, mengintip dari atas pintu kamar mandinya dan melirik kepadanya dengan senyum menakutkan.

translated by : Sella Chang
source : scaryforkids.com

The Quiet Student



Ada sebuah sekolah khusus putri di Filipina yang sedang memulai semester baru. Para siswi sedang berada di kelas masing-masing dan duduk di kursi barunya. Ketika bel sekolah berbunyi, seorang guru masuk dan memperkenalkan dirinya kepada murid di kelasnya. Kemudian ia mulai mengabsen, untuk memastikan seluruh muridnya hadir.

Ketika ia selesai, ia menyadari bahwa ada seorang siswi yang namanya belum disebut. Siswi ini memakai rok putih dan jins dan duduk di barisan depan, bersebrangan dengan mejanya. Ia menanyakan kepada siswi tersebut apakah ia salah masuk kelas. Ia tidak menjawab dan hanya memandanginya dengan muka datar. Ia mengulangi pertanyaannya dan ia tetap tidak menjawab. Tiba-tiba ia menyadari bahwa siswi tersebut mengeluarkan darah dari keningnya. Seluruh kelas berteriak ketika siswi tersebut berdiri, berjalan melewati guru dan menembus papan tulis.

translated by : Sella Chang
source : scaryforkids.com